Solusi Artikel I untuk Penolakan Kualitas Produk Baja Ekspor
I. Identifikasi Masalah dan Evaluasi Kerugian
Setelah baja ekspor ditemukan kurang kirim, segera hubungi penerima untuk memverifikasi situasi spesifik dari pengiriman yang kurang: konfirmasikan jumlah kekurangan, alasan pengiriman yang kurang, dan kerugian ekonomi yang mungkin disebabkan; kumpulkan bukti-bukti terkait, seperti faktur, daftar kemasan, surat kapal laut, dan laporan penerimaan dari penerima, dll., dan buat laporan kerugian rinci.
III. Komunikasi dengan Perusahaan Pengangkutan dan Pemasok
Setelah masalah pengiriman yang kurang diidentifikasi, segera hubungi perusahaan pengangkutan dan pemasok, laporkan situasi pengiriman yang kurang kepada mereka dan berikan bukti-bukti terkait; minta perusahaan pengangkutan/pengangkut untuk menjelaskan penyebab pengiriman yang kurang, seperti kelalaian, kerusakan, atau pencurian selama transit, dan ajukan klaim yang wajar; serta negosiasikan dengan pemasok untuk menyelesaikan masalah pengiriman yang kurang melalui pengiriman ulang atau pengembalian uang.
III. Negosiasi tentang Solusi
Ketika menegosiasikan solusi dengan perusahaan pengiriman/pemilik kapal dan pemasok, pertahankan sikap yang tenang dan objektif, jelaskan secara lengkap posisi kita sendiri dan situasi kerugian, serta berusaha untuk memperjuangkan kompensasi atau ganti rugi yang wajar. Dalam proses negosiasi, tuntutan dapat disesuaikan secara fleksibel sesuai dengan situasi aktual untuk mencapai solusi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.
IV. Saluran Hukum
Jika gagal mendapatkan hasil yang memuaskan melalui negosiasi dengan perusahaan pengiriman/pemilik kapal dan pemasok, kita dapat mempertimbangkan untuk menyelesaikan sengketa melalui saluran hukum, mempekerjakan pengacara untuk mengevaluasi kasus, merumuskan strategi litigasi yang tepat, dan menyiapkan bukti-bukti terkait; dalam proses litigasi, bekerja sama aktif dengan pengacara dan berusaha untuk memenangkan perkara di pengadilan.
V. Penguatan Pengendalian Kualitas dan Manajemen Logistik
Untuk mencegah terulangnya pengiriman yang kurang, pengendalian kualitas dan manajemen logistik harus diperkuat:
1. Mengontrol secara ketat kualitas produk dari pemasok untuk memastikan baja yang disediakan sesuai dengan Kontrak.
2. Memperkuat pengawasan dan manajemen terhadap seluruh proses pengiriman, pengangkutan, dan pemuatan serta memastikan daftar kemasan sesuai dengan barang fisik.
3. Memilih perusahaan pengangkutan yang bereputasi baik untuk menjamin keamanan dan keandalan proses transportasi.
4. Memeriksa dan mengevaluasi proses transportasi secara berkala untuk menemukan dan menyelesaikan masalah potensial tepat waktu.
VI. Perbaikan Proses Klaim dan Pembangunan Sistem
1. Menyusun diagram alur klaim rinci dan panduan operasi, serta menjelaskan tanggung jawab dan metode kolaborasi setiap divisi.
2. Membentuk tim penanganan klaim khusus untuk menangani klaim atas kekurangan pengiriman dan meningkatkan efisiensi penanganan.
3. Melatih dan menilai tim penanganan klaim secara berkala untuk meningkatkan kualitas profesional dan kemampuan respons.
4. Estabilish sistem manajemen berkas klaim untuk menjaga integritas dan pelacakkan dokumen serta data yang relevan.